Urusan Toko Ritel Bukan Sekedar Urusan Jualan

By madurejo

Namanya juga toko baru (Bintaran Mart). Meski idenya tinggal copy-paste dari toko yang lama (Madurejo Swalayan), tapi rupanya selalu saja ada hal-hal yang terlewatkan, yang ternyata bisa merepotkan kemudian. Terutama terkait dengan mengajari pegawai baru saya yang tentu saja semua berangkat dari nol pengalaman.

Penempatan barang, pemasangan label harga, melayani (interaksi) dengan pembeli, adalah sebagian dari perkara yang kelihatannya remeh-temeh tapi sebenarnya “strategis”. Belum lagi kalau urusan tentang perkomputeran. Boro-boro soal program POS-nya (Point of Sales), menyentuh komputer saja pegawai-pegawai saya sebelumnya belum pernah.

Laporan terakhir : Beberapa anak sekolah ngutil beberapa barang di toko, sementara pegawai baru saya masih pada belum pengalaman soal cara pengawasan yang optimum. Lalu, pintu toko (folding gate) tiba-tiba susah dibuka dan ditutup, gembok tambahannya juga rusak, listrik kalau malam sering drop (tidak mampu menanggung beban pemakaian) sehingga pegawai yang semua perempuan kebingungan, dan sebagainya. Weleh…weleh…. Tapi itulah seninya…..

Rupanya urusan toko ritel swalayan memang bukan sekedar urusan jualan (rangkaian peristiwa : kulakan, lalu ditambahi keuntungan, lalu dijual). Ada urusan-urusan lain yang sebaiknya dicermati. Seperti kata orang, retail is detail…. jualan ritel adalah ngurusi hal-hal yang njlimet tapi perlu….

Yogyakarta, 15 Juni 2009
Yusuf Iskandar

Tag: , , , , ,

Satu Tanggapan ke “Urusan Toko Ritel Bukan Sekedar Urusan Jualan”

  1. romailprincipe Berkata:

    ritel =ribet and detail..
    asyik ya punya toko..

Tinggalkan Balasan