Ikut pesta nyontreng : datang, nyontreng & pulang, tidak sampai 5 menit. Tapi nyontreng barang-barang di warung yang persediaan stoknya terlambat atau habis, bisa berjam-jam. Faktanya : masa depanku ada di depan warung, bukan di depan pesta. Jadi? Lebih baik ngurus warung seperti ngurus pesta, ketimbang ngurus pesta seperti ngurus warung….
(Hari ini saya nyontreng jam 10:25 WIB, di TPS 03, Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta, bersama istri dan anak. TPS ini lokasinya dekat “Bintaran Mart”. Setelah nyontreng langsung menuju “Madurejo Swalayan” yang berjarak sekitar 15 km. Alhamdulillah, di saat orang-orang berpesta justru warung ritel saya ramai pengunjung…)
Yogyakarta, 8 Juli 2009
Yusuf Iskandar
Kaitkata: BINTARAN MART, madurejo swalayan, mergangsan, pesta nyontreng, warung ritel, wirogunan
8 Juli 2009 pukul 15:33:47 |
kalau anda sendiri pilih yang mana? Pak JK kah? Kan sama-sama pengusaha… tetapi sektornya lain bukan?
8 Juli 2009 pukul 16:39:46 |
Rahasia ah…., takut dicontek…
11 Juli 2009 pukul 19:34:15 |
namanya rejeki ya pak……
Sekarang aku ngerti kenapa ibuku dibilang mata duitan….ternyata dia tidak sendiri (pendapat ibuku sama dgn pak Yusuf Iskandar)
16 Juli 2009 pukul 19:17:52 |
Mata duitan harus…, sepanjang proporsional dan agar bisa sedekah lebih banyak….
23 Juli 2009 pukul 9:12:20 |
Halo Yusuf…saya pembaca setia wordpress anda..
Kalau boleh saya mau numpang nanya..bapak pake theme wordpress apa yach? Koq widget untuk recent post disamping kanan bisa sebegitu banyak judul postingannya? maaf saya masih gaptek..
Salam,
Gita
25 Juli 2009 pukul 20:45:00 |
Mbak Gita,
Saya pakai theme Kubrick. Sebenarnya semua theme juga bisa. Coba saja dikutak-katik lagi. Awalnya saya juga gaptek… No worries tentang teknologi. Toh hanya alat saja… Banyak terima kasih & salam…
20 Agustus 2009 pukul 14:54:38 |
Wah senengnya baca cerita pengusaha sukses kayak gini…jadi pengin he..he. Tapi ndak punya modal.
Salam kenal ya pak, saya kebetulan rumahnya ndak terlalu jauh dari M-swa…saya hanya di wetan ex telkom Boko situ….candirejo.
Semoga sukses selalu.
20 Agustus 2009 pukul 21:53:35 |
Wah… senang sekali ketemu tetangga rupanya.
Modal tidak selalu berarti uang lho, mas…. Tekad atau semangat, jaringan atau relasi, adalah juga modal… Bukankah banyak orang sukses sbg pengusaha yg tadinya bukan orang berduit? Berarti ada modal lain yg mereka miliki…. Nuwun & salam sukses juga…