“Sedikitnya, dibutuhkan 4,4 juta wirausahawan hingga 25 tahun mendatang untuk memutar roda perekonomian”, kata pakar dunia wirausaha Ciputra dalam diskusi “The Importance of Entrepreneurship for Indonesia’s Economic Development” di Jakarta, pada tangal 20 Oktober 2009.
Menurut data statistik, saat ini baru ada sekitar 400 ribu orang wirausaha yang aktif. Padahal, per Februari 2008, tercatat ada 1,1 juta tenaga kerja terdidik yang masih menganggur. Sementara 3 juta penduduk, sebagian di antaranya lulusan pendidikan tinggi, terpaksa bekerja di luar negeri atau menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) karena ketiadaan lapangan kerja
“Pertanyaan kita adalah, mengapa anak muda yang berpendidikan tinggi itu tidak mampu menciptakan usaha sendiri? Pengangguran ini harus ditekan karena tidak membuat roda ekonomi berputar”, demikian tegas Ciputra.
(Sumber berita : Koran Jakarta, 21 Oktober 2009)
Catatan :
Maka ajakannya adalah, kembangkan semangat entrepreneurship (kewirausahaan) agar siapa saja dapat menjadi bagian dari solusi mempercepat laju gerak roda perekonomian, tidak hanya di kota-kota besar melainkan juga di kawasan-kawasan pedesaan. Peluang masih sangat terbuka. Sektor informal dunia wirausaha masih dapat berkembang pesat dan luas. Perlu semangat dan keberanian untuk memulai sebab semua ada resikonya, namun lakukan resiko yang lebih terencana dan terukur.
Hidup Wirausaha…!
Yogyakarta, 28 Oktober 2009
Yusuf Iskandar
Kaitkata: ciputra, entrepreneur, wirausahawan