Pepaya, mangga (tanpa pisang dan jambu), rambutan, sawo, kelengkeng, sirkaya, kedondong, sudah tertanam di halaman belakang toko. Entah kapan berbuahnya, tidak lagi sepenting menanamnya… Kolam pun sudah siap ditabur lele. Halaman sudah dibersihkan. Tinggal malam ini glenak-glenik (rembukan bisik-bisik) sama ‘boss’, sambil menikmati purnama yang mulai mekar di langit Jogja. Njuk habis ini apa?. Aneka peluang bisnis pun berseliweran di dalam mimpi…
Yogyakarta, 26 April 2010
Yusuf Iskandar
Kaitkata: glenak-glenik, kedondong, lele, peluang bisnis, purnama, sirkaya
3 Mei 2010 pukul 16:36:24 |
semua yang kita lihat di alam sebenarnya mengandung rizki yang melimpah dari Illahi, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.
salam hangat, http://aditric.wordpress.com
7 Mei 2010 pukul 21:27:53 |
Benar sekali mas. Salam kembali…
4 Mei 2010 pukul 2:22:05 |
kapan panen lele ? aku dikabari yo om.. !!
salam kopi “theng”.. hehehe..
5 Mei 2010 pukul 7:46:57 |
Siap pak Dhe….
Wah, jannn kangen pingin konsultasi permodalan….hahaha. Nuwun.
1 Juli 2010 pukul 14:29:34 |
Aneka peluang bisnis pun berseliweran di dalam mimpi…beratnya ketika mau memulai hahahah salam Madurejo
2 Juli 2010 pukul 14:15:25 |
Semua berawal dari mimpi…hehe…Salam kembali…