Seprana-seprene… (selama ini), “boss” saya itu tidak pernah mau membuat kartu ATM, untuk alasan tidak pernah bisa saya pahami. Pokoknya nggak perlu, kalau perlu uang ya bawa dari rumah. Begitu jalan pikirannya. Tapi faktanya, uangnya jauh lebih awet ketimbang uangku….
Aha! Tidak perlu ditarik kesimpulan. It just a case, but a lesson must be there… Dan hikmah pembelajaran itu tidak akan pernah sama bagi setiap orang dan setiap kasus…
Yogyakarta, 29 December 2010
Yusuf Iskandar