Mengabaikan Hal-hal Yang Lepas

Menjadi sales (supplier) bagi toko-toko kecil identik dengan pekerjaan dengan hasil pas-pasan, apalagi sales lepasan (free lance). Tiap hari mereka blusukan sampai ke desa-desa, naik motor atau mobil milik perusahaannya.

Tapi ada salah seorang sales lepasan yang sering kulihat datang ke tokoku naik taksi, dan mbayar. Pasti ada sesuatu yang lepas dari tangkapan pikiranku. Ya, seringkali kita mengabaikan hal-hal yang lepas seperti itu. Jangan-jangan di sanalah “ilmunya”…

Yogyakarta, 12 Mei 2011
Yusuf Iskandar

2 Tanggapan ke “Mengabaikan Hal-hal Yang Lepas”

  1. herry w Berkata:

    Itu sales merangkap bos pak, jadi kemungkinannya dia sekaligus survey pasar. Kemungkinan kedua, dia gak mikirin untung rugi, yang penting happy :D

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.