Menyisipkan “Margin”

Setiap datang ke pengajian, wanita itu sering mendapat pesanan makanan dari teman-teman pengajiannya. Maka dia pun harus menyempatkan masak dulu tiap kali sebelum berangkat ke pengajian. Awalnya hanya sekedar ingin membantu, tapi karena sering, jadi kepikiran untuk menyisipkan “margin” keuntungan sewajarnya.

Itulah salah satu cara mudah mulai berwirausaha. Dan yang lebih penting, keuntungan seperti ini adalah sah, berkah dan indah, walau tak seberapa dalam jumlah.

Yogyakarta, 26 Mei 2011
Yusuf Iskandar

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.